TRIBUNNEWS.COM-Bali, Karangasem, Kecamatan Manggis, Pelabuhan Padang Bai II, akibat skorsing kapal KMP selama kurang lebih satu (satu) bulan, diharapkan dapat segera beroperasi kembali. Dharma Rucita III tenggelam di depan Dermaga Pelabuhan Padang Bai 2 pada Jumat, 12 Juni 2020. Niluh Putu Eka Suyasmin selaku Kepala Otoritas Pelabuhan dan Pelabuhan Kelas IV Padang mengatakan: “ Tujuannya agar truk dan antrean panjang kendaraan lainnya menumpuk dan aktivitas transit dapat berjalan dengan lancar. ” .

Selain itu, Eka menambahkan, hari ini tim evakuasi kembali diturunkan untuk membantu membersihkan kargo yang berserakan di bawah kolam dermaga.

“Tadi pagi, penyelam yang terampil diterjunkan untuk membantu membersihkan dan mencatat situasi terkini. Berikut kondisi. Eka mengatakan:” Ini untuk memastikan tidak ada lagi kargo dan tali yang berserakan di bawah kolam dermaga. ‚ÄúSudah berhasil ditarik oleh kapal tunda milik PT. Di DLU (Damorautan Utama) Surabaya, pertama kali dilakukan melalui berbagai inspeksi oleh BKI (Biro Klasifikasi Indonesia) didampingi oleh KSOP IV Padang Bai. BKI didampingi. KSOP IV Padang Bai melakukan dua (dua) hari pemeriksaan Dharma Rucita III dan kapal tunda untuk memastikan keamanan kapal saat tugboat sedang ditarik.

Selanjutnya KMP. Dharma Rucita III direncanakan untuk PT Adiluhung Saranasegara Perbaikan dilakukan oleh galangan kapal Indonesia.Untuk informasi dapat dilihat di KMP. Dharma Rucita III memiliki kapal ukuran GT 355 dengan tonase kotor kapal berat 1.444 gross tonnage, dan pelabuhan tersebut merupakan jalur laut dari Pelabuhan Lembar menuju Pelabuhan Padang Bai.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *