TRIBUNNEWS.COM-Menteri Lingkungan Hidup dan Hutan Siti Nurbaya melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bangka Belitung. Dalam kunjungan tersebut, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengunjungi Hutan Kemasyarakatan (HKm) di desa gempa Kec Kurau Barat 01. Kaba Koba, Tanjung Bangka Belitung, Madhya Pradesh, Senin (27/7/2020) lalu, pada 2016, HKm memperoleh legalitas hutan rakyat dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Lingkungan dan kehutanan, pemadam kebakaran masyarakat telah memainkan peran terbaik dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan-HKm terletak sekitar 28,1 kilometer dari Bandara Depati Amir dan dapat ditempuh melalui jalur darat.Pangkalpinang diharapkan menjadi tempat Presiden Jokowi akan mengajukan keputusan tersebut. Menteri Siti, Senin (27/7), menyatakan, “Program Perhutanan Sosial dan Reformasi Lahan (TORA) akan dilaksanakan pada Agustus tahun depan.

“ Bangka Belitung sudah dicalonkan oleh Presiden sebagai tempat pengajuan undang-undang di seluruh wilayah Sumatera. / 2020) .

HKm mencakup area seluas 213 hektar dan pernah menjadi pemenang terbaik community logging kategori izin lomba Wana Lestari 2018 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Dalam HKm, masyarakat bisa memanfaatkan pengelolaan hutan. Kegiatan kelompok masyarakat yang dilakukan di sana meliputi ekowisata, kehutanan, perlindungan dan pelestarian mangrove, pendidikan lingkungan dan pembibitan.

“Objek mangrove kita adopsi karena juga untuk memperingati Hari Mangrove Sedunia. Ternyata disini Menteri Siti mengatakan:“ Masyarakat ”, kata Menteri Siti. -Menteri Siti Nurbaya: Pemerintah mendukung semua tahapan masyarakat teknik Indonesia Dan prosesnya

Menteri Siti melanjutkan, jika nanti rencana Presiden Bangka, Belitung akan mengajukan SK ke Provinsi Sumatera sekitar 700 SK unit dengan luas sekitar 600-700.000 hektar.

“Jadi, Kedepannya, kami akan menyelesaikan pendistribusiannya ke seluruh Indonesia pada pertengahan September. ”Tambahnya.

Rencana reproduksi situs HKm gempa Bangka Belitung 01 Ini juga terkait dengan isu-isu penting, seperti restorasi ekowisata mangrove, melalui Silvofish memperkuat ekonomi masyarakat mangrove, perlindungan dan pelestarian mangrove, dan restorasi mangrove.Masalah tersebut sedikit banyak terkait dengan upaya menghidupkan kembali ekonomi massal dengan beradaptasi dengan kebiasaan baru saat pandemi Covid-19 .

Baca : Jabalnusra LHK Gakkum ungkap perdagangan organ secara online untuk melindungi satwa

hingga 24 Juni 2020 telah terealisasi realisasi perhutanan sosial (PS) pemberian hak akses kepada masyarakat dengan menyediakan 4.194.689,82 hektar untuk 860.770 keluarga Total ada 6.632 SK izin / unit pengisian. Menteri Siti menambahkan: “Dari situ, sekitar 52% SKS perhutanan sosial sudah dilimpahkan ke masyarakat.” Untuk TORA, Juni 2020 Jumlah pencapaian dalam sebulan adalah 63% atau seluas 2.658.584 hektar.

Baca: Di HUT ke-75 Pemungutan Pajak, Menteri Siti Nubaya Berhadiah

Ikut Kunjungan Kerja Didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Bupati Raja Bangka Kabupaten Tengah, Kapurda Bangka Belitung, Danlem 045 Garuda Jaya, Kementerian Lingkungan Hidup dan Pembangunan Sosial Perhutanan Sosial dan Organisasi Kerja Sama Lingkungan (PSKL) Direktur Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Perlindungan Hutan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Direktur Biro Penelitian dan Pengembangan Inovasi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan Kepala Dinas Penerapan Teknologi KLHK Provinsi Bangka Belitung (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *