TRIBUNNEWS.COM-Administrasi Umum Angkutan Laut Kementerian Perhubungan dan PT Sarana Abadi Lestari telah mencapai kesepakatan atas dasar kerjasama antar pemerintah untuk melaksanakan bisnis kerjasama di bidang penyediaan dan / atau pelayanan pelabuhan di terminal umum PT Sarana Abadi Lestari di pelabuhan Samarinda Dan entitas pelabuhan komersial melalui mekanisme konsesi. — Dalam hal ini, konsesi dapat diberikan kepada Badan Usaha Pelabuhan (BUP) melalui mekanisme nominasi yang didefinisikan dalam bentuk transaksi untuk terlibat dalam penyediaan dan / atau penyediaan layanan pelabuhan. Hak konsesi PT Sarana Abadi Lestari untuk mengoperasikan terminal PT Sarana Abadi Lestari dan menginstruksikan layanan terminal publik PT Sarana Abadi Lestari diberikan dalam bentuk perjanjian. Kantor Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sam Kelas II arinda berhak memberikan PT Sarana Abadi Lestari layanan pelabuhan di dalam areal konsesi sesuai dengan perjanjian konsesi dan ketentuan hukum. ‚ÄĚKapten Samarinda Dwi Yanto mengatakan tak lama setelah Samarinda menandatangani perjanjian konsesi, Rabu ( 17/6).

Kapten Dwi Yanto menjelaskan bahwa kegiatan pelayanan pelabuhan terminal umum PT Sarana Abadi Lestari di pelabuhan Samarinda telah sesuai dengan Rencana Induk Pelabuhan (RIP) nasional sesuai dengan ketentuan Menteri. KP Menteri Perhubungan 2017 dari Rencana Induk Pelabuhan dan Rencana Induk Pelabuhan Samarinda No. 432 menandatangani Perjanjian Transportasi 2006 No. KM 28 pada 7 Juni 2006.

Ruang lingkup perjanjian konsesi ini meliputi: Kantor KSOP Klas II Samarinda, termasuk PT Sarana Abadi Lestari, memberikan izin konsesi untuk melaksanakan operasi dan pengembangan jasa pelabuhan di wilayah konsesi dalam masa konsesi, dan menentukan bagian dan objek kontrak konsesi, serta melaksanakan pelabuhan di pelabuhan. Penyusunan harga jasa, penetapan dan pemungutan PT Sarana Abadi Lestari (PT Sarana Abadi Lestari) untuk penetapan areal konsesi didasarkan pada penetapan tarif jasa kepelabuhanan yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perhubungan. Jenis, struktur, kategori dan mekanisme.

“Selain itu mengatur pembayaran pendapatan konsesi dari PT Sarana Abadi Lestari kepada kantor KSOP Klas II Samarinda untuk penyelenggaraan jasa kepelabuhanan yaitu penerimaan negara bukan pajak (PNBP), dan penjelasan nakhoda. Dikatakan, jika masa konsesi berakhir, aset milik PT Sarana Abadi Lestari akan dialihkan ke kantor KSOP Kelas II Samarinda. Dwi Yanto .

Dalam pelaksanaan waralaba untuk operasional PT. Sarana Abadi Lestari dari Pelabuhan Samarinda melakukan penghitungan konsesi dan ditinjau oleh Badan Perwakilan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalimantan Timur, masa konsesi 37 tahun dan royalti tahunan 5%. Sekadar informasi, sebelumnya PT Sarana Abadi Lestari mengoperasikan terminal untuk kepentingannya sendiri sesuai dengan keputusan Direktur Administrasi Umum Angkutan Laut BX-308 / PP008 tanggal 19 Juni 2015 yang menyetujui pengelolaan terminal tersebut. Saya tertarik dengan lingkungan kerja dan bidang minat di pelabuhan Samarinda untuk mendukung kegiatan komersial di bidang ini, termasuk industri kimia dasar organik minyak dan gas serta batubara PT. Sarana Abadi Lestari .

Tujuan penandatanganan kontrak waralaba adalah untuk meningkatkan kualitas, efisiensi dan efektivitas operasi pelabuhan dengan menyediakan dan / atau jasa kepelabuhanan, serta meningkatkan pendapatan negara dengan membayar pendapatan waralaba. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). ). (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *