TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka HUT ke-75 berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) secara resmi meluncurkan Pasar Digital UMKM (PaDi).

Pengumuman tersebut bertepatan dengan peluncuran program advokasi pengadaan Indonesia, Lembaga Penelitian Kebijakan Pengadaan Barang / Jasa Pemerintah (LKPP) dan Raman UKM (Kemenkop UKM) Kementerian Barang dan Usaha Kecil dan Menengah.

Ketiga program tersebut Harus diberlakukan untuk mendorong transaksi belanja pemerintah, khususnya BUMN-hal ini juga digalakkan oleh Gerakan Kebanggaan Nasional Indonesia (Gernas BBI) yang dicanangkan pada 14 Mei 2020 dan terus meluncurkan berbagai program dua bulanan hingga Pada akhir Desember 2020, berbagai departemen dan instansi pemerintah, OJK, BI, pihak swasta dan peserta e-commerce dilibatkan. -Melalui Gernas BBI, ia terutama akan membuat orang bangga mengonsumsi produk Indonesia dan membuat UMKM terbiasa dengan pemasaran online.

Program-program ini sedang online dengannya. Presiden diminta mendorong belanja pemerintah untuk menghindari resesi ekonomi.

“Dengan meningkatkan belanja terutama belanja untuk usaha kecil dan menengah akan mendorong pemulihan ekonomi, sehingga pemulihan ekonomi harus lebih cepat. Salah satu peran BUMN adalah Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan , Jika platformnya terkoneksi dengan website Kementerian Pengadaan dan UKM, maka saya yakin akan semakin memperluas ekosistem UMKM. Covid-19 dan isi Laporan Pemulihan Ekonomi Nasional.

PaDi UMKM

PaDi UMKM Merupakan ekosistem dengan platform digital yang menggabungkan UMKM dan BUMN. Pertamina, Pupuk Indonesia, Waskita Karya, Wijaya Karya, PP, BRI, Pegadaian dan PNM), namun metode lain selain UMMN PaDi juga akan mendorong penggunaan BUMN. Untuk biaya UMKM. Kita lihat 2-3 bulan ke depan hs. Kita evaluasi dan kalau hasilnya bagus akan kita perpanjang implementasinya ke BUMN lain. Karena saya harap semuanya berjalan dengan baik, “Eric Torhill (Erick Thohir) berkata.

Pada UMKM, BUMN menyediakan ekosistem bagi UMKM, dan hampir keseluruhan prosesnya melibatkan BUMN. Proses transaksi pembayaran pembelian PaDi UMKM dapat menggunakan virtual account yang disediakan oleh Bank Himbara.

Kedepannya dalam hal pembiayaan UMKM, partisipasi Bank Himbara seperti Bank Mandiri, Bank BNI dan Bank BTN juga akan diperkuat melalui PaDi UMKM. Proses percontohan saat ini hanya terbatas pada Bank BRI. Pegadaian dan pengeluaran PNM-BUMN pada UMKM akan ditingkatkan. Diusulkan untuk mengutamakan produk dalam negeri atau produk dengan komponen keluarga lebih tinggi (TKDN). Saat ini kualitas produk nasional jauh lebih baik, yang juga didukung.

Selain meluncurkan PaDi untuk UKM, BUMN sebagai agen pembangunan juga mendukung berjalannya normal Rencana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Menggunakan pinjaman modal kerja untuk subsidi bunga dan skema penjaminan kredit untuk memulihkan lingkungan usaha, terutama skema penjaminan kredit untuk usaha kecil dan menengah akibat dampak wabah Covid -19.

“Semua ini untuk memajukan usaha kecil dan menengah yang merupakan bagian dari cepatnya kemenangan BUMN di Indonesia.” Tambah Erick-Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki pada peluncuran PaDi UMKM Departemen BUMN, Pertahanan pengadaan publik LKPP dan Laman UKM Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah. MenkopUKM Teten Masduki mengatakan: “Menjadi lebih profesional dalam kualitas dan manajemen bisnis atau menjadi pemimpin dalam industri.”

Halaman UKM yang mengadvokasi pembelian dan dukungan L. KPP juga telah mengembangkan aplikasi “pertahanan pembelian”. Value-for-money, bisnis transparan. Aplikasi pengadaan pertahanan dirancang untuk memenuhi kebutuhan barang / jasa pemerintah, dan nilai nominal setiap paket / transaksi hingga 50 juta rupiah (50 juta rupiah) .

LKPP Ini mengundang semua peserta di pasar elektronik pelanggan komersial (operator komersial melalui sistem elektronik) untuk berkolaborasi dalam organisasi yang membeli aplikasi pertahanan di sini. Hingga Rabu, 12 Agustus 2020, sebanyak 6 (enam) pasar elektronik telah bergabung dengan aplikasi BelaPembelian yaitu Bhinneka, Blibli, Bukalapak, Gojek, Grab dan Shopee.

Selain membangun aplikasi pertahanan pengadaan, dalam rangka mendorong UMKM untuk berpartisipasi dalam pengadaan produk / jasa pemerintah, LKPP juga menyediakan laman UKM di portal pengadaan nasional. — “Di website UKM tersedia informasi tentang jumlah peserta usaha kecil, nilai potensi belanja pengadaan usaha kecil, dan jenis produk dalam katalog elektronik yang dijual oleh usaha kecil. Roni Dwi Susanto, ketua LKPP, menyimpulkan partisipasi UMKM Orang dapat dengan mudah memperoleh informasi ini.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *