Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pedesaan, Wilayah Rentan dan Menteri Imigrasi-Abdul Halim Iskandar mengawasi distribusi dana pedesaan dan mensosialisasikan prioritas penggunaan dana pedesaan pada tahun 2020 Setelah itu, kepala desa pergi ke Kabupaten Sikka di Nusa Tenggara Timur (Kabupaten Sikka).

Pengawasan dan sosialisasi Abdul Halim Iskandar (Abdul Halim Iskandar) umumnya dikenal sebagai Menteri Gus, melalui konferensi video di ruang kontrol, kantor Kementerian Desa, pengembangan daerah miskin dan imigrasi (Kemendes PDTT) Jumat (27/3) / 2020) .— Mengadakan konferensi video dengan banyak pemimpin. Bupati Sikka juga memasukkan desa untuk membantu mengoordinasikan dan memanggil kembali semua kepala desa untuk memprioritaskan penggunaan dua dana pada tahun 2020. Dua elemen ini adalah pengembangan infrastruktur yang dikelola sendiri melalui penggunaan Rencana Desa Tunai Intensif (PKTD) untuk meningkatkan ketahanan ekonomi desa dan pendapatan masyarakat pedesaan dan meningkatkannya melalui upaya untuk mencegah dan mengelola penyakit virus coronavirus (2019) Mencapai kesehatan (Covid 19). Menteri PKTD Gus mengatakan bahwa ia berharap sebagian besar anggaran akan digunakan untuk upah harian, dan bahwa pekerja yang terlibat akan berasal dari keluarga miskin, pengangguran dan pengangguran. Separuh dari penganggur, kelompok marjinal lainnya, seperti kurang gizi, dll.

“Yang kedua adalah untuk mencegah dan mengobati keinginan 19 dengan membentuk sebuah desa di mana sukarelawan menolak keinginan, mengambil persediaan tempat-tempat terpencil ketika paksaan terjadi, mensosialisasikan pencegahan keinginan 19 dan memantau pergerakannya. Warga,” katanya.

Mengingat dua prioritas ini, Menteri Gus meminta pemerintah desa untuk segera mengubah APBD untuk menjaga ekonomi desa dan mencegah serta memperlakukan Covid 19 di desa. Saya meminta agar APBD segera direvisi. Dia mengatakan: “Kuncinya adalah untuk mencegah dan mengelola dana desa PKTD dan Covid 19. Kami, semua penduduk desa, harus bersatu untuk menghadapi Covid ini.”

Sebelumnya, Menteri Gus mengeluarkan 2020 Surat Edaran No. 8 (SE) tentang Covid 19 desa tanggapan dan konfirmasi PKTD. Surat edaran ini digunakan sebagai referensi untuk penggunaan dana desa ketika menerapkan Covid-19 Desa dan Uang Desa Intensif (PKTD). Untuk PKTD, surat edaran menunjukkan bahwa melalui manajemen manajemen diri dan penggunaan teknologi yang tepat untuk sumber daya alam, Menggabungkan dana desa dengan model kerja desa intensif tunai (PKTD), inovasi desa dan sumber daya manusia;

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *