TRIBUNNEWS.COM-Zudan Arif Fakrulloh, Direktur Dinas Kependudukan dan Kewarganegaraan, Kementerian Dalam Negeri, mengapresiasi pengembangan subsidi benih dan pupuk berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) petani penerima manfaat.

Menurut Zudan, data penerima subsidi sudah tersinkronisasi dengan situs dan database data milik NIK Kementerian Dalam Negeri. , Rabu (26 Agustus 2020).

Baca: Beberapa Karyawan Terkena Covid-19, Kementerian Pertanian Pastikan Tidak Mengunci Mereka

Zudan menjelaskan kesesuaian antara data lapangan dan kewarganegaraan merupakan kerja sama Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pertanian. Oleh karena itu, kerja sama bijak ini juga harus dilakukan oleh instansi dan kementerian lain.

“Kami mendapatkan data jumlah penerima bantuan subsidi dan jumlah petani dari Kementerian Pertanian. Sebelum kami, kami dapat mengatakan:” Misalnya, Amerika Serikat dan Jepang memiliki kualitas data yang sangat baik. Di sana, petugas bisa melihat nomor ponsel anak, orang tua, dan keluarganya. “Hasil terbaik belum tercapai. Itu masih perlu ditingkatkan. Dan untuk mempromosikan semua inovasi baru yang terdaftar. Katanya, instansi dan kementerian lain. Di sisi lain, Kementerian Pertanian juga bisa mendorong segala rencana yang ditujukan kepada petani, mulai dari perencanaan hingga distribusi, Data tersebut digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *